Setiap ASN Berhak Mendapatkan Pengembangan Kompetensi

0
18
Kepala BDK Denpasar Dr. Japar M.Pd

Berdasarkan Undang-Undang RI No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), salah satu hak PNS adalah mendapatkan pengembangan kompetensi sebanyak 80 pelajaran dalam setahun.

Demikian disampaikan Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keagamaan Denpasar Dr. H. Japar, M.Pd saat menyampaikan materi Pengembangan SDM Kementerian Agama pada kegiatan Diklat Teknis Substantif Publikasi Ilmiah untuk untuk guru MTsN sebanyak 30 orang dari Provinsi Bali, NTB dan NTT di Gedung Aula BDK Denpasar Kampus II, Selasa (19/11/2019).

“Maksimal empat kali, paling tidak harus ada satu kali dalam setahun ASN mendapatkan pelatihan untuk pengembangan potensi selama tujuh hari, bisa melalui Bimtek, Seminar, Workshop, Magang dan Diklat, ujar Japar.

Menurut Japar sangat jarang sekali ASN guru mendapatkan haknya untuk mengikuti pelatihan, Itu disebabkan regulasi yang belum jelas ditambah dengan anggaran yang terbatas.

“Ada problematika yang dihadapi guru sebagai ASN, umumnya malas mengurus nasibnya, lebih senang dibuatkan. Sampai saat ini guru-guru masih seperti dulu tidak bisa naik pangkat, bertahun-tahun masih menduduki pangkat yang sama, oleh sebab itu BDK ingin mengeluarkan guru dari problematika tersebut’”, pungkas Japar melanjutkan arahannya.

Salah satu langkah BDK Denpasar tambah Japar untuk membantu para guru-guru memudahkan dalam mengurus jenjang jabatan guru adalah dengan memanggil bapak ibu mengikuti Diklat Teknis Substantif Publikasi Ilmiah.

“Maka harapan kami setelah mengikuti kegiatan ini mampu melahirkan satu karya apakah berupa makalah, tinjauan ilmiah populer, penelitian atau best practice, tidak sekedar mengikuti diklat saja, begitu kembali ke tempat semula kembali lagi seperti biasa, jadi aktifkan MGMP, Kelompok Kerja Forum Ilmiah dll”,  tandas Japar. (@ruslanwahid)

Views All Time
Views All Time
20
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY