Sinar Bulan

0
27
Sumber ilustrasi: https://images.app.goo.gl/5uJ9duXHK6EMkaGN9

Sinar bulan tumpah di jelaga mata
Mengelabui endus  rasa
Merayu kelopak akal  yang bertengger di simpang jalan

Akhirnya kita jadi perindu yang piatu
Terhela ke dalam bayang simfoni sendu
Di bawa sinar bulan dalam kanal tak bermuara
Yang memantul dari jidat-jidat yang tak pandai membaca aksara
Namun gemar menghafal dongeng romantis tentang masa depan

Barangkali kita harus pulang kepada nenek moyang
Dan  belajar di atas batu tulis
Tentang cara membedah metafora yang jatuh dari bibir tuhan
Atau mengeja gemintang yang memberi peta kepada pelaut
Demi kepastian ujung ziara

Sebab, sinar bulan  hanyalah kamuflase nama
Yang menawar muslihat romantika
Tanpa tampuk pelita
Dan, dalam orkes merdunya kita terjebak ke pangkal
Tempat di mana rindu terasing dalam birama onggok debu
Tanpa pagi, tanpa cahaya

Lasiana, 16 September 2020

 Jek Atapada

Views All Time
Views All Time
26
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY