SISTEM ZONASI dan MASALAHNYA

0
11

Pendaftaran peserta didik  baru merupakan proses awal dalam sistem persekolahan di negeri ini, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendataan administrasi peserta didik proses pembelajaran, dan berujung  atau berkahir dengan proses perpisahan. Semua itu berjalan secara ruitn setiap tahun, dari waktu ke waktu. Dengan diterapkan sistem zonasi diharapkan akan dapat memudahkan proses pendaftaran, mengurangi dan bahkan menghilangkan ‘kecurangan’ atau bentuk ketidakadilan lainnya dalam proses pendafataran dan penerimaan peserta didik baru, dan mewujudkan keadilan dalam pendaftaran murid, khususnya bagi orangtua calon peserta didik baru

Persoalan lain yang sering terjadi dalam masa PPDB selama ini adanya kesenjangan yang sangat menyolok antara sekolah favorit atau unggulan dengan sekolah di daerah pinggiran.  Secara fisik bangunan sekolah favorit atau unggulan jauh lebih baik dan mentereng serta memiliki fasilitas sekolah yang lengkap dan memadai.  Berbanding terbalik dengan kebanyakan sekolah pinggiran yang hanya gedung sekolah seadanya, fasilitas yang serba terbatas, atau bahkan jalan menuju sekolah pun becek dan tidak nyaman dijalani.  Faktor kesenjangan  fisik bangunan dan fasilitas sekolah menjadi pertimbangan utama calon peserta didik dan juga orangtuanya untuk memilih sekolah mana yang akan dimasuki, terlepas jauh atau tidaknya jarak tempuh dari rumah calon peserta didik.

Penerapan PPDB  sistem zonasi diharapkan tetap memperhatikan  keadaan tertentu untuk sekolah atau daerah tertentu, PPDB pola lama tetap berjalan meskipun sekolah atau daerah trersebut menerapkan PPDB  sistem zonasi maupin online.  Kebijakan menerapkan PPDB  sistem zonasi atau online  tidak serta merta menghilangkan proses pendafataran yang biasa karena tidak semua sekolah atau daerah siap menerapkan sistem tersebut.  PPDB diharapkan mampu menampung calon peserta didik sehingga mereka tetap dapat bersekolah apapun sistem yang digunakan.

 

#######

 

 

Views All Time
Views All Time
30
Views Today
Views Today
1
Previous articlePPDB ONLINE dan MASALAHNYA
Next articleCATATAN MENGIKUTI SOSIALISASI PPDB ONLINE
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY