SOSOK INSPIRATIF RIAU

0
56

Siapa sih yang nggak kenal dengan SAGUSAKU?.

Gerakan literasi yang semakin bergelora merambah kemana-mana diseluruh tanah air. Gerakan yang ingin berbagi untuk semua guru yang ada ditanah air. Bahkan gerakan SAGUSAKU menjemput bola hanya ingin memajukan dunia pendidikan dengan literasi.

Hari ini semangat berbagi semakin menggelora, tidak hanya mereka sebagai pelatih yang sudah berkiprah dan terbang kemana-mana. Bahkan anggota muda yang baru bergabungpun menjadi pelatih memiliki kesempatan yang sama di SAGUSAKU. Mereka kita dorong dan diorbitkan untuk bersama-sama maju dan berbagi.

Wajah-wajah baru IGI Riau semakin menunjukkan pesonanya bahwa Riau memiliki kompetensi yang luar biasa untuk bisa memajukan dunia pendidikan. Tidak hanya bunda Yuli S’lalu Smart yang dikenal YSS dengan gaya senyumannya dan selalu memotivasi guru-guru untuk menulis sehingga banyak yang mengidolakannya. Penulis kamukah itu Ai sosok yang familiar dikalangan IGIERS dengan keramahannya.

Pak Tri Goesema Putra yang baru diangkat sebagai Kepsek SMA di Bangkinang yang memiliki segudang prestasi dalam hal pengembangan inovasi dan digital pembelajaran juga selalu ingin berbagi dengan gaya khasnya yang kalem menjadi kebanggan bagi IGI Riau karena beliau salah satu founder kanal SAGUSAVID (Satu Guru Satu Video Inovasi Digital).

Bu Delta Nia Marzuki siapa sih yang tak kenal beliau seorang sosok HIJABER yang selalu tampil dengan keramahan dan senyuman khasnya menjadikan beliau dikenal sebagai ustadzah dan contoh bagi IGIERS. Selalu mengedepankan nilai-nilai keislaman setiap tampil dan menyampaikan materi untuk literasi. Beliau merupakan sosok yang religius dan sekligus Ketua Wilayah IGI Riau.

Bu Nelda Wati Neneng sosok keibuan yang saya sendiri baru bertemu dengan beliau di TNP memang tidak diragukan lagi untuk kapasitas keilmuan dna semangatnya yang luar biasa. Pasca TNP beliau menggerakkan IGI Kampar untuk acara SAGUSAKUPAT yang terbilang ratusan jumlah pesertanya. Sosok yang memiliki integritas yang tinggi dalam menggerakkan kemajuan dunia pendidikan.

Pak Hend Burhan sebagau desainer handal IGI yang juga baru bergabung pada saat DELAYING SOLO didetik detik terakhir hari H yang saya dapatkan informasi dari bunda YSS langsung saya hubungi untuk bisa ikut acara Delaying. Kepiawaan beliau saya tidak ragukan lagi ketika desain-desain yang beliau hasilkan luar biasa beliau jago buat komik. Bergabungnya beliau menguatkan barisan SAGUSAKU dalam desain yang memang membutuhkan banyak personil. Akhirnya beliau juga digabungkan dalam barisan Tim Nasional. Tampilnya beliau di SAGUSAKU Tapung karena proses itu sudah dijalani. Kesriusan, kesetiaan, komitmen, dan semangat beliau berbagi ketika dimintai tolong langsung siap. Walau beliau usia diatas saya tapi beliau selalu mau berbagi dengan yang muda.

Terakhir Sosok pemuda yang tampan Benks Arjunarboy yang dikenal dengan Bambang Irawan. Sosok yang energik dan memiliki visi dalam pengembangan IGI menjadikan beliau sebagai agen peubah bagi IGI Kampar. Pasca TNP beliau sampai hari ini selalu bergelia bagaimana IGI bisa ekspansi ke daerah-daerah bukan hanya untuk di Kota besar saja.

Hari ini Tapung pun bergelora untuk SAGUSAKU bisa dikenal. Mereka menjadi sebagai penggiat literasi sesungguhnya yang bisa dikenal dengan karya. Berbuat untuk orang banyak agar memiliki semangat maju dan berbagi yang sama.

Insya Allah pasca SAGUSAKU TAPUNG akan lahir para penulis-penulis hebat yang bisa berbagi untuk orang lain bukan hanya untuk hebat diri sendiri.

Sekarang, esok, atau nanti… YAKINKAN diri kita menjadi bagian PERJUANGAN literasi bersama SAGUSAKU IGI. Nggak perlu ribet mikir panjang, putuskan segera untuk BERGABUNG.

Ah saya belum bisa menulis… Nah SAGUSAKU menjadi solusi alternatif untuk memulai menulis. Guru-guru akan dibimbing secara offline dan online jadi jangan TAKUT untuk menulis.

Masalah biaya?

Nggak mahal kok, Toch sehari-hari beli yang lain kita BISA. masa’ untuk meningkatkan potensi dna kualitas diri banyak perhitungan. Tidak ZAMANnya lagi memperindah diri dengan polesan atribut dan perhiasan mewah. Sekarang saatnya MEMPERHIAS DIRI dengan keindahan dan makna agar hidup kita lebih bernilai. Berbagi menjadi INVESTASI kebaikan kita untuk akhirat.

Amal yang tidak putus saat seseorang meninggal dunia adalah anak yang sholeh, Ilmu yang bermanfaat, dan amal jariah.

Yuks jadikan “Sharing and Growing Together” sebagai bagian dari AMAL YANG TIDAK TERPUTUS untuk diri kita.

Salam semangat literasi bagi pejuang literasi seluruh Indonesia.

Salam Literasi

Bhp Riau

Views All Time
Views All Time
204
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY