Nano-Nano Rasanya

0
30

Kalau bicara ttg mereka rasanya emang nano2.
Kadang saat ada jam kosong, dan sy juga kosong, saya mencoba masuk ke kelas mereka..disambut dg “Umi tidak mau belajar kan?” pake ekspresi memelas lagi.
Kadang saya mengalah… “Ya…Umi cuma mau nungguin kalian di kelas, biar tdk berhamburan. Belajarnya mandiri aja. Kalo ada tugas, kerjakan”
Maka jadilah terhampar pemandangan aneka warna, yang kadang membuat saya merasa agak terasing.
Di sudut sana ada yang khusyuk dg tilawahnya, di belakang ada yg fokus dg permainan bolanya…di sudut lain..siswa2 yg rajin..mencoba mengerjakan tugas yg ditinggalkan guru…dan sebagian masih tersisa yang bergerombol mantengin satu laptop, nonton.
Bhhh…nano2 memang rasanya melihat mereka…yang kadang membuat sy speecless kehilangan kata.

Nano2 rasanya bersama mereka…
Saat saya marah dengan kelakuan mereka…beberapa siswa tanpa rasa dosa malah “tawaf” sambil senyum2 mengelilingi uminya…
Ggrrr…..

Rasa nano2 yang lain muncul…ketika melihat uminya, mereka berlari dengan aneka laporan, “perseteruan antara kaum Adam dan kaum Hawa”. Sapu dan pel yg gagangnya tdk pernah mampu bertahan lama, segera rusak dan patah2.
Meski saling mengadukan…entah mengapa saya kerap merasa… “Aduan ini hy canda sayang…cara mereka mengekspresikan kedekatan mereka…”
Ada ikatan batin yang kuat yg terasa… šŸ˜Š
Akhirnya sy hy mampu “senyum saja” šŸ˜Š

Nano2 rasanya saat bersama mereka…
Kata orang anak IPS tu anak2 yg bodoh dan malas berlajar…tapi lihatlah mereka antusias sekali saat belajar biologi..pengamatan biota laut, anatomi buah dan biji, juga saat belajar keajaiban penciptaan manusia.

Nano2 bersama mereka…
Setelah lelah belajar…makan bersama jadi terasa lebih nikmat di bawah rindangnya naungan pohon..disertai semilir angin pantai yg membelai tubuh yg kuyup..mengeringkan pakaian yg jadi kering di badan.

Nano2 rasanya bersama mereka…
Meski suka saling mengadukan…tetapi apapun perlakuan guru…mereka memilih menyimpannya jadi cerita sendiri.
Mencoba menyelesaikan sendiri tanpa membebani uminya lagi…

Nano2 rasanya mereka…
Marah, senyum, tawa, bangga, sedih, haru, jadi satu.
Tetapi whatever…umi berharap apapun itu…umi ingin berpositif thinking dg kalian.
Ingin selalu berharap yg terbaik untuk kalian.

Terus berupaya memperbaiki diri anak2ku..
SoNGen, Social New Generation
#SoNGen
#MANSA KABGOR

Views All Time
Views All Time
15
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY