TABLET UNTUK PEMBELAJARAN

0
1215


Perkembangan teknologi informasi berlangsung sangat cepat dan dinamis. Kita harus mampu memanfaatkan setiap hasil dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk kemajuan negara kita khususnya di bidang pendidikan dan bidang ekonomi. Hal tersebut tidaklah sulit jikalau kita dapat memahami manfaat atau kegunaan dari suatu produk sehingga kita dapat menggunakan dengan maksimal dan kita juga harus memahami apa kelebihan dan kekurangan suatu produk.
Pendidikan sebuah negara sangat menentukan kemajuan negara tersebut. Semakin maju pendidikan di suatu negara maka semakin majulah negara tersebut, demikian sebaliknya. Dari pernyataan tersebut dapat dipahami jika kita hendak memajukan negara kita maka langkah yang harus ditempuh adalah memajukan pendidikan kita terlebih dahulu. Tentunya untuk memajukan pendidikan kita memerlukan kerjasama dari berbagai pihak khususnya guru dan siswa.
Seorang guru yang handal sudah seharusnya dapat memilih jenis media pembelajaran yang dapat menunjang proses belajar mengajar siswa. Saat ini dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi banyak sekali yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Salah satunya yaitu melalui computer tablet yang saat ini sedang berkembang sangat pesat.
Tablet telah berkembang sangat pesat sehingga banyak sekali ragam tablet yang ada di pasaran. Mulai dari tablet harga rendah dengan fitur seadanya sampai tablet lengkap dengan berbagai fitur namun ditawarkan dengan harga mahal.
Kebutuhan akan tablet juga terus meningkat. Jika berkerja dengan laptop dianggap cukup menyulitkan saat Anda ingin menggunakannya sambil tiduran di atas sofa, maka pilihan terbaik jatuh pada tablet. Namun begitu, jika dibanding laptop, tablet tetap memiliki kekurangan.

Pengertian Tablet
Komputer Tablet atau yang biasa disebut tablet adalah suatu portable komputer lengkap yang seluruhnya berupa layar sentuh datar. Ciri utama yang paling menonjol pada sebuah tablet adalah penggunaan layar sebagai peranti masukan yang menggunakan ujung jari tangan, stilus, maupun pena digital. Selain itu, ukuran tablet relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan komputer PC maupun laptop.
Seperti komputer portabel lain, ukuran yang lebih besar membawa kegunaan menjadi lebih mudah namun portabilitas yang lebih rendah dan kebutuhan tenaga yang lebih tinggi. Untuk komputer tablet saat ini, (bukan tablet PC) ukuran umum adalah 10 “(Digunakan oleh iPad) atau 7″ (Digunakan oleh banyak tablet Android). Banyak pembuat tablet PC memiliki standar pada format layar lebar 12″, dengan resolusi 1280×800 piksel. T5010 Fujitsu memiliki display lebih besar, 13,3”, tapi masih berjalan pada resolusi 1280×800 pixel.
Selain menggunakan layar sentuh, tablet juga bisa dioperasikan dengan menggunakan keyboard dan mouse bongkar pasang seperti halnya dengan komputer biasa. Penggunaan alat tambahan ini tentunya harus didukung oleh tablet yang digunakan dan hanya beberapa jenis tablet mendukung penggunaan alat tambahan ini.

Fungsi Tablet
Tablet kebanyakan digunakan untuk browsing, chatting, serta mengirim dan menerima surat elektronik ( email ). Tablet juga bisa digunakan layaknya handphone untuk menerima dan melakukan panggilan telepon serta mengirim dan menerima SMS. Fitur lain yang biasa disematkan vendor pada tablet adalah kamera digital yang bisa digunakan untuk mengabadikan gambar maupun video.
Fungsi dasar dari sebuah tablet. :
• Tablet bisa langsung Anda gunakan, dan Anda tinggal memilih aplikasi yang diinginkan
• Aplikasi tablet didesain secara simpel, fokus pada hal-hal yang perlu dikerjakannya
• Anda dapat berselancar di dunia maya dalam satu wadah kecil bernama tablet, dengan mudah dan cepat
• Tablet merupakan perangkat portable, bisa dibawa kemanapun dan dimanapun Anda berada

Berikut fungsi tablet selengkapnya :
• Berselancar di dunia maya ( internet ) dengan teknologi wireless seluler yang pada jaringan 2G, 3G, dan 4G serta WiFi.
• Mengirim dan menerima email.
• Interaksi jaringan sosial media seperti Facebook, twitter, dll.
• Chatting dengan menggunakan aplikasi chatting seperti yahoo messanger, skype, wechat, BBM, WhatsApp dan aplikasi chatting lainnya.
• Navigasi satelit dengan GPS.
• Bermain game baik online maupun offline.
• Menerima dan melakukan panggilan telepon, baik panggilan suara maupun panggilan video ( video call ).
• Mengirim dan menerima pesang singkat ( SMS )
• Memotret gambar dan merekam video hingga edit standar.
• Membaca membaca majalah, Koran dan e-book format pdf atau n file microsoft word. Anda juga dapat melalui tablet.
• Membuat catatan-catatan penting
• Memutar suara ( lagu ) dan video.
• dan lain lain.

Tablet Untuk Pembelajaran

Sekolah menjadi institusi strategis bagi terselenggaranya kolaborasi kemajuan teknologi dengan dunia pendidikan. Melalui sekolah siswa diharapkan akan memperoleh informasi perkembangan teknologi terbaru dari sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan
Penggunaan perangkat komputer, laptop, dan tablet pada sekolah-sekolah dapat membantu siswa untuk lebih dekat lagi dengan dunia teknologi informasi dan komunikasi (TI). Langkah ini sekaligus dapat memacu dan meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan para siswa.
Dalam banyak literature disebutkan bahwa integrasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar berdampak positif tidak hanya pada hasil belajar siswa, tetapi juga pada motivasi dan tingkat kepercayaan diri siswa dalam proses pembelajaran. TIK dalam pembelajaran juga mencakup penggunaan tablet sebagai media dan sumber pembelajaran.
Kepala SMA Bintang Mulia Teguh Juliawan, Jumat (4/4/2014 menyatakan bahwa, pembelajaran menggunakan tablet dapat mentransformasi cara mendidik, cara belajar, termasuk proses menyerap pada anak selaku peserta didik. Cara ini sangat efektif dan efesien karena guru dan siswa dapat berkolaborasi aktif saat pembelajaran, siswa juga dapat mengakses informasi langsung seperti e-book, penyimpanan data di awan (cloud), paperless, sharing data, dan dapat memperbanyak (print) data di mana pun.
Artinya, kata Teguh, paradigma belajar antara guru dan siswa juga berubah. Bukan hanya pada alatnya saja yang berubah. Misalnya guru harus menyiapkan bahan ajar berbasis tablet. Melalui program-program yang sesuai dengan yang sudah disediakan microrosft 8 dalam perangkat tablet tersebut. Termasuk kemudahan integrasi dan fitur-fitur pendidikan. “Inilah keuntungannya proses pembelajaran jadi sangat efektif efisien, baik untuk guru maupun siswa,” ujar Teguh.
Perangkat tablet memungkinkan format buku elektronik dengan dukungan image, audio dan video sehingga materi pembelajaran menjadi menarik serta dapat dengan mudah dipahami oleh siswa.
Setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan tablet dalam mendukung pembelajaran digital di sekolah.

Pertama, belajar dari pengalaman.
Sebenarnya, penggunaan tablet untuk membaca buku elektronik bukanlah hal yang baru di dunia pendidikan tanah air. Tahun 2008 Departemen pendidikan nasional (sekarang Kemdikbud) mengeluarkan buku sekolah elektronik (BSE). Untuk mendukung program buku elektronik tersebut, pemerintah memberikan sarana pendukungnya yaitu e-book reader (perangkat keras untuk membaca buku elektronik) ke sekolah.
Sayangnya, kualitas e-book reader yang dibagikan oleh pemerintah berkualitas rendah sehingga untuk membaca konten buku elektronik diperlukan waktu loading yang cukup lama. Sehingga dibandingkan dengan buku konvensional sangat tidak efektif. Jumlah perangkat e-book reader yang diterima oleh sekolah juga masih sangat terbatas dan sehingga tidak mencukupi kebutuhan siswa.
Pada akhirnya sekolah harus mencetak buku elektronik tersebut dalam format kertas dengan dukungan dana dari pemerintah. Masalah lainnya adalah terkait dengan penggunaan dan perawatan. Kemampuan guru dan siswa dalam menggunakan perangkat TIK di sekolah tidak sebanding dengan kemampuan merawat perangkat teknologi tersebut.

Kedua, pendidikan literasi digital.
Membawa tablet kedalam proses pembelajaran tentunya harus diiringi dengan pendidikan literasi digital supaya teknologi canggih tersebut dapat digunakan dengan effective khususnya dalam meningkatkan hasil pembelajaran di sekolah.
Menurut Rubble dan Bailey (2007), literasi digital diartikan sebagai sebuah kemampuan untuk menggunakan teknologi digital dan tahu kapan dan bagaimana menggunakannya. Di sekolah, pendidikan literasi digital harus mencakup dua hal yaitu pendidikan literasi informasi dan literasi media informasi. Bila siswa tidak dibekali dengan pengetahuan tentang informasi dan media ini maka budaya aktivitas digital yang bijak tidak akan terbentuk dan pada akhirnya berdampak negatif terhadap penggunaan perangkat TIK dikelas pembelajaran.

Ketiga, kesiapan guru.
Guru yang siap dengan sikap terbuka menggunakan TIK akan berpengaruh positif terhadap aktivitas pembelajaran. Kesiapan guru ditunjukkan oleh seberapa mampu guru menggunakan TIK dan tingkat pengetahuan guru tentang teknologi, pedagogi dan materi pembelajaran.
Dalam banyak literature pengetahuan guru tentang tiga aspek teknologi, pedagogi dan materi pelajaran merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembelajaran berbasis TIK sehingga pembelajaran tersebut dapat bermakna.


Sumber bacaan :
http://iniartikelteknologi.blogspot .co.id/2016/04/perkembangan-teknologi.html
http://www.plimbi .com/article/7025/penerapan-fungsi-tablet-pc-pada-dunia-pendidikan
http://www.didno76 .com/2014/01/fungsi-dan-manfaat-tablet-pc.html
http://www.plimbi .com/article/9204/fungsi-tablet-pc-dalam-kehidupan-seharihari
http://www.pikiran-rakyat .com/pendidikan/2014/04/04/276519/tablet-menjadi-perangkat-pembelajaran
https://www.beritateknologi .com/7-aplikasi-pendidikan-smartphone-yang-membuat-belajarmu-makin-seru/

Views All Time
Views All Time
992
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY