TIM DISDIKBUD TANAH LAUT ‘ALL OUT’MENGUNUNGI SEKOLAH DI PEDALAMAN KECAMATAN KINTAP

0
10

Tim Disdikbud Tanah Laut yang terdiri dari Plt. Kadisdikbud, (Jamaluddin) Kabid Bina Dikdas yang baru (Myrza Fazrina) ,  Kasi PDPK (Anang Haryanto), Kasi Kurikulum dan Penilaian (Maslani) , dan staf  (Nuhana dan Iqbal P) pada Sabtu, 12 September 2020 melakukan kunjungan ke UPTD SDN 2 Salaman Kecamatan Kintap. Perjalanan diawali dari Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada pukul 08.30 WITA dengan diiringi hujan rintik rintik dan sampai di Asam-Asam, titik persinggahan untuk berganti mobil sekitar pukul 10.30 WIT. Mobil dinas yang tim bawa tidak dapat masuk ke daerah yang akan dituju, karena kondisi jalan yang berat, terlebih lagi kondisi musim hujan saat itu.

Tim dibagi menjadi 2 (dua) dengan menggunakan mobil yang sudah disediakan oleh pihak pengurus K3S SD Kecamatan Kintap. Sekitar pukul 10.45 WITA mobil yang membawa tim memasuki jalan ke arah tujuan, yaitu UPTD SDN 2 Salaman yang berada di wilayah pegunungan melalui jalan dalam kawasan pertambangan batubara dan hutan. Sementara itu, kondisi cuaca masih mendung, dan besar kemungkinan hujan akan turun lagi.

Pada awalnya kondisi jalan yang dilewati masih relatif mudah, namun setelah beberapa kilometer berjalan, kondisi jalan semakin berat. Jalan yang dilewati berlumpur dan licin dan pada beberapa titik jalan ada genangan dengan lumpur yang tebal. Kondisi jalan semakin berat untuk dilewati oleh mobil biasa dengan penggerak tunggal, sedangkan bagi yang menggunakan dua penggerak relatif lebih mudah. Mobil yang tim Disdikbud Tanah laut  menuju UPTD SDN 2 Salaman ini ada yang berpenggerak tunggal dan ada yang ganda.

Setelah menempuh perjalanan yang  berat,sekitar satu jam lebih, akhirinya tim Disdikbud Tanah Laut sampai di UPTD SDN 2 Salaman.

Sejenak tim berisitirahat di ruangan yang disediakan untuk melepaskan lelah, kemudian dilanjutkan dengan menghadiri acara di ruang kelas sekolah tersebut, yaitu pertemuan KKG (Kelompok Kerja Guru) guru SD  Gugus Pandan Wangi Kecamatan  Kintap. Dalam kesempatan ini Plt. Kadisdikbud Tanah Laut memberikan arahan dan berbagai informasi terkait program dan kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan di masa pandemi COVID-19, kesejahteraan guru honorer, dan sebagainya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Kadisdikbud juga memberikan kesempatan kepada peserta KKG untuk bertanya, memberikan masukan, bahkan ‘curhat’ tentang keadaan yang meraka alami selama ini dalam bertugas di daerah pedalaman,. Maklum saja, peserta pertemuan KKG Gugus Pandan Wangi ini didominasi oleh guru-guru dari sekolah yang berada di pedalaman yang beberapa tahun lalu berstatus sebagai daerah tertinggal.  Oleh sebab itu, dalam dialog tersebut terungkap langsung berbagai keluhan dari guru yang bertugas di daerah tersebut.

Kemudian, selepas menghadiri kegiatan di UPTD SDN 2 Salaman dilanjutkan mengunjungi UPTD 1 Salaman ,  UPTD SDN 1 dan 2 Riam Adungan.. Perjalanan menuju UPTD SDN 1 Salaman yang berjarak sekitar 6 kilometer bukanlah perjalanan yang mudah, karena pada saat itu satu mobil tim terpaksa putar haluan disebabkan tidak mampu melewati jalan yang berlumpur tebal yang tidak bida dilewati mobil berpenggerak tunggal.

Dalam perjalanan menuju ke UPTD SDN 1 Salaman, hujan turun dengan derasnya, dan ketika sampai di sekolah yang dituju  hujan mulai reda. Tim sampai di sekolah tersebut sekitar pukul 14.30 WITA dan disambut oleh kepala sekolah beserta beberapa guru yang tinggal di lingkungan sekolah.didampingi Korwil dan Ketua K3S SD Kecamatan Kintap. Sekitar 30 menit bersilaturrahim dan berdialog dengan kepala sekolah, tim melanjutkan perjalanan menuju UPTD SDN 1 Riam Adungan.

Kondisi jalan menuju tujuan berikutnya tersebut relatif baik, tidak seperti sebelumnya. Kondisi cuaca masih mendung pada siang menjelang sore itu. Saat memasuki jalan menuju UPTD SDN 1 Riam Adungan, jalannya sudah  beraspal. Tim sampai di sekolah ini sekitar pukul 15.00 WITA dan disambut dengan gayuran air hujan yang deras saat itu. Kepala sekolah dan guru UPTD SDN 1 Riam Adungan menyambut tim Disdikbud Tanah Laut. Tim berdialog dengan kepala sekolah dan guru secara santai di teras sekolah sambil melihat kondisi lingkungan sekolah secara langsung.

Saat tim meninggalkan UPTD SDN 1 Riam Adungan hujan mulai reda. Perjalanan dilanjutkan menuju UPTD SDN 2 Riam Adungan. Tim sampai di sekolah ini sekitar pukul 15.30 WITA. Kondisi cuaca sedikit membaik, hujan mulai reda. Kegiatan dilanjutkan dengan dialog dengan kepala sekolah dan guru di salah satu ruang kelas yang dipandu oleh Ketua K3 S SD Kecamatan Kintap. Banyak hal yang kembali diuangkapkan oleh kepala sekolah dan guru dari sekolah ini, seperti masalah sarana prasarana sekolah, kesejahteraan guru honor, dana BOS, dan sebagainya. Tim

Dikdiskbud Tanah Laut  menanggapi berbagai ungkapan yang dari kepala sekolah dan guru, baik oleh Plt Kadisdikbud, Kabid Dikdas, maupun Kasi PDPK, Pertemuan dan dialog dengan kepala sekolah dan guru tersebut berlangsung sekitar 30 menit lebih, dan setelah pertemuan diteruskan dengan foto bersama  di halaman sekolah.

Tim Disdikbud Tanah Laut pamit dan meninggalkan UPTD SDN 2 Riam Adungan sekitar pukul 14.30 WITA , dan selanjutnya pulang menuju ke Pasir Putih Kecamatan Kintap sebelum menuju ke Pelaihari. Perjalanan menuju ke Kintap tersebut diperkirakan sekitar 1 jam lebih . Alhamdulillah, tim Disdikbud Tanah Laut dapat mengunjungi semua SD yang berada di pedalaman Kecamatan Kintap secara ‘all out’ selama sehari penuh.

Terima kasih kepada Korwil, Bapak Sudjadi, dan Ketua K3S SD Kecamaatan Kintap,Bapak H.Bunyamin, serta secara  khusus pula kepada Bapak I Made Suardjana, Kepala UPTD SDN 2 Riam Adungan Kecamatan Kintap,  yang menjemput,  mendampingi, dan mengantarkan  tim Disdikbud secara ‘all out’ pula, dari menjemput  hingga mengantarkan tim ke tempat semula di rumah Bapak Warsito di Asam-Asam Kecamatan Jorong.

Selain itu, kami juga mengucapkan turut prihatin atas musibah yang menimpa Bapak Sudjadi, saat pulang dari Riam Adungan kemarin.

Semoga lekas pulih dan sehat kembali dan beraktifitas seperti semula. Perjuangan dan pengabdian yang laur biasa, ikhlas, penuh dedikasi, dan semangat yang tak terhingga untuk memajukan dunia pendidikan di pedalaman khususnya, dan Tanah Laut pada umumnya.

Views All Time
Views All Time
10
Views Today
Views Today
2
Previous articleGuru Kunjung IGI: Aku Tidak Punya HP untuk Belajar Online
Next articleKegiatan KBM Siswa Binkara Cianjur
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY