TUNJANGAN SERTIFIKASI dan PROFESIONALISME GURU

0
47

Dalam kolom VOX POPULI koran Banjarmasin Post, Sabtu tanggal 19 Mei 2018 , ada pembaca yang berprofesi sebagai guru SD swasta di Banjarmasin,  mengirim surat yang berkaitan dengan keluhan tentang tunjangan sertifikasi yang belum cair. Inti suratnya menanyakan kapan pencairan tunjangan sertifikasi guru.

Adapun isi lengkapnya adalah “ Kepada Yth Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Dikdas. Kami guru SD swasta Banjarmasin, menanyakan kapan Pak pencairan tunjangan sertifikasi guru ?” Kemudian tanggapan pejabat yang berwenang adalah “ Pembayaran berdasarkan usulan Depodik dari masing-masing sekolah langsung ke Kemdikbud, dan semua berita  pencairan atau tidaknya melalui info GTK masing-masing sekolah. Untuk pembayaran dari Kemdikbud langsung transfer ke rekening guru masing-masing dan tidak  melalui Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Jika belum menerima, coba lihat pada Dapodik masing-masing bagaimana informasinya,  demikian diinformasikan, terima kasih

Begitulah harapan guru terhadap tunjangan sertifikasi, terlebih guru swasta atau honorer yang gaji atau honornya masih jauh dari cukup, sehingga harapan terbesarnya hanya pada tunjangan sertifikasi atau tunjangan profesi yang diterima setiap 3 (tiga) bulan sekali. Namun apa daya, tunjangan sertifikasi yang seharusnya diterimanya pada bulan April lalu, tetapi sampai pertengahan bulan Mei 2018 ini belum juga diterimanya, bahkan kabar kapan cair pun tidak jelas.

Selama beberapa tahun terakhir ini, pencairan tunjangan sertifikasi atau profesi guru pada awal tahun selalu tidak tepat pada jadwal waktu yang sudah ditetapkan. Tertunda pencairannya beberapa bulan kemudian, akibatnya terjadi banyak keluhan dari banyak guru, terlebih bagi guru honorer yang mendapatkan tunjangan tersebut. Tunjangan sertifikasi atau profesi guru menjadi tumpuan harapan banyak guru demi untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan  hidupnya sehari-hari.

Kehadiran tunjangan sertifikasi atau profesi guru memang  banyak membantu guru dalam memenuhi kebutuhan hidup,  dan tentunya juga menunjang upaya peningkatan kompetensi guru.  Upaya peningkatan kompetensi guru tidak sepenuhnya dilaksanakan oleh pihak Kemdikbud atau dinas terkait saja, tetapi juga dapat dilakukan oleh guru secara mandiri, baik  sendiri-sendiri atau berkelompok.  Dengan demikian, dana tunjangan sertifikasi atau profesi guru selain meningkatkan kesejahteraan, juga meningkatkan profesionalisme guru  sehingga berdampak positif bagi mutu pembelajarannya  dan juga prestasi siswa.

 

#####

Views All Time
Views All Time
71
Views Today
Views Today
1
Previous articleTakdirku Bukan Untukmu
Next articleUN dan KUALITAS GURU
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY