UJIAN KENAIKAN KELAS BATAL? Belajar di Rumah Akibat Covid-19 di Perpanjang

0
320

UJIAN KENAIKAN KELAS BATAL? Belajar di Rumah Akibat Covid-19 di Perpanjang

Edy Siswanto

Pemerintah lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud Prov Jateng) mengeluarkan nota Dinas Nomor : 0653/KADIN/2020. Tertanggal 6 April 2020. Yang menegaskan Petunjuk  Pelaksanaan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 800/1061.

Salah satu isi dalam nota dinas Kadisdikbud Prov Jateng diatas adalah. Perihal pelaksanaan tugas kedinasan dengan bekerja/belajar dari rumah atau tempat tinggalnya (Work Form Home) diperpanjang sampai tanggal 30 April 2020.

Artinya siswa belajar dirumah masing-masing. Yang sebelumnya dari tanggal 16 sampai 29 Maret. Sebelumnya diperpanjang lagi sampai tanggal 13 April 2020. Kini muncul edaran untuk diperpanjang lagi sampai tanggal 30 April 2020.

Beberapa daerah diluar Jawa, seperti Aceh, Riau, Jambi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi sudah berani langsung memperpanjang, menetapkan belajar dan bekerja dari rumah ditetapkan sejak tgl 27 Maret sampai 29 Mei 2020.

Banyak pertanyaan kenapa di Jawa, khususnya Jawa Tengah tidak mengambil kebijakan serupa.

Kenapa tidak langsung menetapkan sesuai edaran pusat BNPB. Dalam tanggap darurat Corona sebagai wabah bencana non alam. Sampai tanggal 29 Mei 2020?

Dengan menterjemahkan sesuai edaran BNPB masa tanggap darurat Corona sampai 29 Mei. Sebagai bencana nasional non alam. Bahkan prediksi sedang dikaji sampai akhir Juli 2020.

Menurut Hariwul, Kabid PSMK Disdikbud Jateng. Masalahnya bukan berani atau tidak berani. Namun pertimbangan menjaga suasana psikologis tetap optimis dan semangat.

Dalam perspektif kebijakan publik ada dimensi psikososial yang menjadi bahan pertimbangan. Psikososial orang Jawa Tengah punya karakteristik khas. Ini yang membedakan dengan luar Jawa. Jawab Hariwul kepada penulis.

Ya memang masing-masing daerah berbeda dalam menyikapi kebijakan pusat. Di Jateng lebih berhati-hati, alon-alon asal klakon. Sesuai situasi dan kondisi.

Setiap edaran akan ditinjau ulang apabila diperlukan aturan baru atau perubahan. Ini yang dilakukan di Jateng.

Kita sikapi bersama sambil menunggu edaran dinas memperpanjang masa belajar dirumah sampai 29 Mei 2020.

Karenanya kemungkinan Penilaian Akhir Tahun  (PAT) Tahun Pelajaran 2019/2020. Untuk kelas X dan XI dengan online/daring.

Namun dalam kenyataan akan banyak menemui kendala. Diantarnya.

Komunikasi KBM selama ini hanya sebatas lewat WhatssAp baik dalam penugasan maupun KBM sebagian online/daring. Itupun tidak maksimal. Banyak keluhan dari orang tua siswa entah dari sisi HP, Kuota, boros makanan dll.

Padahal disatu sisi dalam kondisi darurat ini KBM agar dilakukan secara kreatif, menyenangkan, menantang, melatih kemandirian. Tidak menimbulkan kecemasan/kepanikan. Maupun tidak memberatkan orang tua wali murid. Sehingga salah satu tujuan KBM online/daring bisa mencegah penularan penyebaran Covid-19.

Diperlukan ketemu dulu dengan siswa kelas X dan XI, untuk penjelasan ujian online/daring dll. Sampai jika diperlukan uji coba PAT online/daring. Dan jelas ini tidak bisa dilakukan.

Apabila dipaksakan PAT online /daring tidak akan berjalan maksimalkan. Dalam kondisi seperti ini.

Karena ada larangan bertemu dan berkumpul bertatap muka. Sementara apabila tidak ketemu dulu, akan susah mengkondisikan PAT online/daring ke siswa. Dengan belum pernah ketemu sejak tanggal 16 Maret 2020.

Berbeda dengan kesiapan kelas XII. Secara mental dan psikhis lebih siap ujian online/daring. Karena memang sudah disiapkan jauh hari.

Kondisi, karakteristik dan latar belakang siswa berbeda-beda. Ada yang punya HP sesuai spek ada yang tidak. Ada yang punya kuota internet ada yang tidak.

Artinya ada kendala pelaksanaan PAT genap. Sambil menunggu edaran resmi seperti apa bentuk PAT kenaikan kelas semester genap 2019/2020. Apakah PAT atau ujian kenaikan kelas akan dibatalkan?

Atau mungkin seperti UN, US dan UKK yang dibatalkan. Kemudian ada kebijakan nilai bisa diambil dari penugasan, portofolio, maupun ulangan harian yang sudah berjalan? Kita tunggu saja. Pasti ada hikmah dibalik semua kejadian.
#kondisi darurat..

Wallahu A’lam.

Views All Time
Views All Time
94
Views Today
Views Today
1
Previous articleMEMBANGUN SINERGI SEKOLAH DAN KELUARGA DI TENGAH WABAH KORONA
Next articleANGKATAN 2020, BELAJAR TANPA GURU, LULUS TANPA UJIAN
Edy Siswanto, S.Pd., M.Pd., Pemerhati Politik dan Pendidikan, Guru SMK Negeri 4 Kendal Jawa Tengah. Lahir di Pemalang, 28 Oktober 1976. Lulus terbaik S1 Teknik Mesin Univet Semarang, tahun 2000. Lulus Cumlaude Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Unnes Semarang, tahun 2009. Saat kuliah kegiatan aktivisnya berkembang. Pengalaman organisasi semasa kuliah. Berturut-turut : Menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Mesin tahun 1997-1998. Tercatat pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa di Fakultasnya tahun 1998-1999. Seiring bergulirnya reformasi pada tahun1998, aktif di organisasi mahasiswa Islam baik intra maupun ekstra kampus. Di Semarang turut membidani kelahiran Forum Kajian dan Studi Islam Aktual Strategis Semarang. Ikut serta melibatkan, mengorganisir gerakan aktivis kampus kala itu. Bersama lembaga mahasiswa ekstra kampus. Karenanya diskusi pemikiran dan Kajian keislaman menjadi santapan sehari-hari. Pengalaman pekerjaan sebagai Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan (TKRO) sejak tahun 1998 sampai sekarang. Dilaluinya penuh keprihatinan dengan jualan Koran, Majalah Forum Keadilan, Tempo dan Tabloid Adil saat itu. Mulai menulis sejak tahun 2001. Dengan dimuat di opini Harian Jawa Pos. Karenanya bacaan dan bahasan politik tak pernah asing. Dengan mengajar di berbagai SMK. Sejak tahun 1998-2000, Sebagai Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK IPTEK Tugu Suharto Semarang. Tahun 2000-2003, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Pondok Modern Selamat Kendal. Tahun 2003-2008, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Bina Utama Kendal. Tahun 2008-sekarang, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Negeri 4 Kendal. Tahun 2010-2015, sebagai Ketua PGRI Ranting SMKN 4 Kendal. Tahun 2012-sekarang, sebagai Ketua Komite Sekolah SDIT Alkautsar Sidorejo Brangsong Kendal. Tahun 2015-2020, sebagai Wakil Ketua PGRI Cabang Brangsong Kabupaten Kendal. Tahun 2016-2021, sebagai Ketua Bidang Organisasi Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Kendal. Tahun 2013-2017, Dosen Metodologi Penelitian dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Populer Universitas Ivet Semarang. Tahun 2017-2020, sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 4 Kendal. Tahun 2017-2022, Sebagai Ketua MGMP Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK Kabupaten Kendal. Tahun 2017-2022, sebagai Ketua Guru Pembelajar Online TKRO SMK Kabupaten Kendal. Tahun 2017-2022, sebagai Direktur BUMDes Pangestu Hayati Desa Kertomulyo Brangsong Kendal. Tahun 2018-2021, sebagai Humas Asosiasi Guru Penulis (AGP) Kabupaten Kendal. Tahun 2018-sekarang, sebagai Kolumnis "Opini untukmu Guruku" Harian Jawa Pos Radar Semarang, wilayah Kendal. Tahun 2019-2024, Ketua Bidang Dakwah dan Kajian Alqur'an, Yayasan Majelis Taklim Pengkajian Alqur'an Husnul Khatimah Kendal. Tahun 2020-sekarang, editor Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia Maju (JIPIM) Banten. Beberapa tulisan artikel dan opini seputar politik dan pendidikan. Banyak dimuat diharian online maupun offline. Seperti Jawa Pos Radar Semarang, LPMP Jateng, Blog.IgI.or.id, gurusiana.id ; kompasiana.com/edysiswanto Buku yang sudah ditulis, "Bunga Rampai Pemikiran Pendidikan" Penerbit MediaGuru Surabaya, tahun 2018. Buku yang lain dalam proses : "Guru Membangun Paradigma Berfikir" (on proses), "Smart School dan Sekolah Unggul" (on proses), "Pembelajaran Berbasis STEM" (on proses). "Membangun Kinerja Team Work yang Kuat" Tinggal di Kendal dengan satu istri dan tiga anak. Bisa dihubungi di HP. 081215936236 dan Facebook Edy Siswanto ; edysiswanto.gurusiana.id ; kurikulumedysiswanto atau email siswantoedy1976@gmail.com; myazizy_2008@yahoo.co.id ; tweeter : Edy Siswanto ; IG : Siswanto Edy

LEAVE A REPLY