Upacara HGN Ke 25 MTsN 3 Mataram

0
30

Pada apel bendera peringatan Hari Guru Nasional Ke 25 Tahun 2019 dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 3 Mataram H. Suparman SS, M.PdI. Upacara Bendera yang dipusatkan dilapangan dihadiri oleh seluruh dewan guru, staf karyawan dan mahasiswa PPL Unram serta seluruh siswa-siswa dengan petugas pelaksanaan HGN KE 25 yang jatuh pada 25 November 2019 ini adalah para guru-guru MTsN 3 Mataram.

Selaku pembina upacara H. Suparman dalam amanatnya ia membaca amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim salah menteri termuda yang terpilih oleh Presiden Jokowi Dodo dan ia adalah pendiri Gojek online se Asia Tenggara.

Dalam amanat mendikbud Nadiem yang dibacakan Suparman disampaikan bahwa biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, sebut Nadiem dalam amanatnya.

Sebagai guru tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan. Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu Anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan, lanjut Suparman membaca amanat Nadiem mendikbud Indonesia Maju era Jokowi jilid 2.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan lanjut Suparman membaca amanat Nadiem. Anda frustasi karena Anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Dikatakan Nadiem dalam amanatnya yang dibaca Suparman bahwa ia tidak akan membuat janji-janji kosong kepada guru. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambil langkah pertama.

“Besok, di manapun Anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas Anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Dan tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan”jelas Nadiem dalam amanatnya

Mengakhiri amanat mendikbud Nadiem yang dibacakan Suparman dikatakan apa pun perubahan kecil, yang dilakukan setiap guru secara serentak, maka kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak. “Akhirnya saya ucapkan Selamat Hari Guru, merdeka dalam belajar, guru adalah penggerak Indonesia maju” tutup Suparman membaca amanat Mendikbud Nadiem Makarim. (@ruslanwahid)

Views All Time
Views All Time
22
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY