Vulgarism Community, Amat Sangat Suka Budaya Dayak Kita Beta Indonesia

0
6

Dokpri. Artikel Joernal ini ditrendingkan pada KOMPASIANER

Sebelum saya membahas tentang makna dan guna budaya bagi sebuah bangsa negara, terlebih dahulu saya jelaskan ringkasan ini dulu.

saya ikut partisipasi melestarikan budaya, seperti memposting budaya bapak orang tua saya yang telah saya unggah waktu dulu, agar budaya bapak orang tua saya itu yang berasal dari Aceh ini mendapat apresiasi bagi banyak orang,

dan bapak orang tua saya di video channel tersebut diatas, sudah mendapatkan penghargaan anugerah satya lencana atas pengabdiannya kepada negeri ini dari bapak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Lanjut tema baru, ini dulu baca..;

VULGARISM COMMUNITY, AMAT SANGAT SUKA BUDAYA DAYAK KITA BETA INDONESIA.

Budayawan dan seniman adalah penggiat seni tradisonal yang telah lama turun temurun tumbuh dan berkembang di dalam darah daging pada seluruh budaya-budaya bangsa Indonesia yang tersebar di seluruh pelosok nusantara.

Bagaimana seniman kita memaknai budaya dalam sejarah bangsa Indonesia?!

Hal ini menjadikan wilayah Indonesia sebagai pintu gerbang utama untuk memasuki keberagaman nilai histori budaya, dan ini merupakan penghargaan nenek moyang yang tidak dapat di nilai dengan materi di mata dunia.

Maka kita sebagai penerus regenre ke genre dari setiap regenerasi seluruh bangsa Indonesia toh, sudah seharusnya untuk melestarikan budaya-budaya daerah kita.

Justru ini sudah merupakan tanggungjawab kita bersama agar budaya kita tidak mengalami kepunahan di masa yang akan datang, dan hal tentang budaya ini juga bakalan di ambil orang luar negeri setelah sumber bumi Indonesia krisis atau apes!!

Mengapa pernyataan kita ini demikian?!, karena di hutan lebat amazon saja itu, sedang ada orang yang membuat peradaban baru dan ini sudah banyak beredar seperti gaya hidup ala Dayak kita punya budaya.

ini diinisiasi sudah ada baru-baru ini ada di youtube tentang peredaran budaya-budaya baru di zona alam liar seperti yang lebih dikenal hutan amazon yang produsernya itu membuat sedemikian rupa agar terlihat itu memang budaya mereka.

dan mengenai tentang hal budaya Dayak Indonesia ini, jelang 100 tahun kemudian barulah budaya itu dinyatakan budaya mereka (orang luar), karena waktu proses penyebarannya tidak ada yang melakukan tindakan sanggah atau klaim, baik secara tersurat (hukum Indonesia) maupun secara tersirat (hukum Dayak).

Miris dan terharu kita semua karena “Kasihan Suku Dayak Kita, Brand Dayak adalah salah satu Brand Istimewa dan terpopuler Bagi Indonesia yang amat sangat disukai pihak luar negeri karena diluar negeri ada Komunitas VULGARISME.”

Vulgarism Community? This is The Forest People yes I Like i’ts. (Kata Mereka Tourism). Sambil bersorak sorai, Auuuuuuuuuuuuuuu uuu uuu uuu uu…?!

Jadi untuk itu, mari kita terus melestarikan budaya peninggalan orang-orang tua kita dulu dari zaman ke zaman, jangan biarkan brand atau merek budaya Indonesia kita menjadi brand milik hak orang luar negeri yang pernah menjajaki di tanah air beta Indonesia.

08-08-2021. Penulis. Junirullah

Views All Time
Views All Time
26
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY